Selamat Datang di Website Resmi Desa Labuhan Haji Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur

Bagi masyarakat Desa Labuhan Haji yang ingin membuat surat-surat keterangan silahkan datang ke Kantor Desa dengan membawa photocopy Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk, kami siap melayani anda

 

Sosialisasi kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Penyuluhan Terkait Narkoba.

08 Januari 2020 09:17:36 Berita Desa

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara  melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Sebagian besar korban KDRT adalah kaum perempuan (istri) dan pelakunya adalah suami, walaupun ada korban justru sebaliknya di dalam rumah tangga itu. Seperti yang termaktub dalam Pasal 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. UU ini diharapkan menjadi alat yang mampu menghentikan budaya kekerasan yang ada di masyarakat.

Banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia merupakan cerminan gagalnya sebuah keluarga membangun dan membina sebuah kondisi rumah tangga yang kondusif dan nyaman bagi setiap anggota keluarga yang berlindung di dalamnya.

Kekerasan tidak hanya berupa fisik tapi juga psikologis dan seksual yang dapat terjadi secara terus menerus. Ancaman dengan senjata dan kematian adalah resiko terbesar yang dapat muncul jika KDRT tidak cepat dihetikan.

Di indonesia, di dalam Undang- undang KDRT pasal 26 ayat 1 menyebutkan bahwa hanya korban yang dapat melaporkan secara langsung tindak KDRT ini kepada polisi. Walau demikian, pasal 15 UU KDRT menyatakan bahwa tiap orang yang mendengar, melihat atau mengetahui terjadinya kekerasan dalam rumah tangga wajib melakukan upaya untuk mencegah tindakan kekerasan, memberi pertolongan dan perlindungan serta membantu proses pengajuan perlindungan.

Lalu, Bagaimana dengan Narkoba ?

Narkoba ini merupakan singkatan dari Narkotika dan obat/bahan berbahaya.  Narkotika ini menurut UU Narkotika Pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa Narkotika merupakan zat buatan ataupun yang berasal dari tanaman  Bagai dua sisi mata uang, narkoba menjadi zat yang bisa memberikan manfaat dan juga merusak kesehatan. Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa ada beberapa jenis obat-obatan yang termasuk dalam jenis Narkoba.

Menurut UU Narkotika, ada tiga jenis Golongan Narkotika yaitu :

1. Narkotika Golongan 1 seperti ganja, opium, dan tanaman koka sangat berbahaya jika dikonsumsi karena beresiko tinggi menimbulkan efek kecanduan.

2. Narkotika Golongan 2, sementara narkotika golongan 2 bisa dimanfaatkan untuk pengobatan asalkan dengan resep dokter. Jenis dari golongan ini kurang lebih ada 85 jenis, beberapa diantaranya seperti Morfin, Alfaprodina dan lain-lain. Golongan ini juga bisa menimbulkan potensi tinggi ketergantungan.

3. Narkotika Golongan 3. Narkotika Golongan 3 atau yang terakhir ini memiliki resiko ketergantungan yang cukup ringan dan banyak dimanfaatkan untuk pengobatan serta terapi.

 

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Aparatur Desa

Kepala Desa Labuhan Haji Sekretaris Desa Kasi Pemerintahan Kaur Umum & Tata Usaha Kaur Perencanaan Kasi Pelayanan Kasi Kesra Kaur Keuangan Kadus Mandar Kadus Ambengan Kadus Paok Pampang Kadus Sisik Kadus Esot Kadus Gelumpang Kepala Wilayah Labuaji Keapla Wilayah Montong Meong Kepala Wilayah Dasan Baru

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Lokasi Kantor Desa

Sinergi Program

Lotim .Kab Sosial Dinas

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Facebook

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung